Benarkah Minyak Kelapa Minyak Goreng Terbaik?

Benarkah minyak kelapa minyak goreng terbaik? Yuk simak jawabanya!

Barco.id – Kini makin banyak jenis minyak goreng yang beredar di pasaran. Meski sama-sama terbuat dari bahan nabati, tidak semua jenis minyak goreng baik dan aman untuk digunakan. kita perlu jeli dan pintar dalam memilih minyak goreng yang akan kita gunakan nanti. 

Nah, daripada bingung, yuk kita simak terlebih dahulu panduan  untuk memilih minyak goreng.

Berikut ini Kriteria Minyak yang Sehat dan Aman Untuk Menggoreng.

Istilah minyak goreng yang baik dan aman digunakan sebenarnya tergantung dari bagaimana reaksi minyak tersebut saat dipanaskan.

Minyak mempunyai titik didih dan titik asap tertentu. Ketika dipanaskan, titik asap biasanya sudah tercapai pada suhu yang jauh lebih rendah dari titik didihnya. Sementara saat mencapai titik asap, asam lemak pada minyak mulai terpecah dan melepaskan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel tubuh manusia.

Oleh karena itu, yang dianggap minyak goreng sehat adalah minyak dengan titik asap tinggi sehingga lebih stabil ketika dipanaskan.

Stabilitas minyak dan seberapa tinggi titik asapnya tergantung dari seberapa rekat kandungan asam lemak di dalam minyak tersebut. Semakin rekat asam lemaknya, akan semakin sulit asam lemak terpecah saat dipanaskan.

Minyak yang paling stabil digunakan untuk menggoreng adalah minyak yang mengandung lemak jenuh dan lemak tak jenuh tunggal. Semakin tinggi tingkat kejenuhan lemak dalam minyak, berarti minyak tersebut lebih tahan terhadap oksidasi, yaitu kondisi di mana kandungan asam mulai terpecah.

Minyak kelapa memiliki sekitar 85% kandungan lemak jenuh Sehingga minyak kelapa yang paling stabil digunakan untuk menggoreng dibandingkan dengan minyak nabati jenis lainya.

Banyak orang yang beranggapan bahwa minyak kelapa berbahaya untuk kesehatan, terutama karena kandungan lemak jenuhnya yang tinggi. Faktanya, lemak jenuh yang ada pada minyak kelapa merupakan asam lemak rantai sedang / medium chain fatty acids (MCFA).

Salah satu keunggulan MCFA dalam proses pencernaan dibanding asam lemak tak jenuh yaitu dalam proses metabolisme lebih cepat diproses dan diserap oleh usus, sehingga lebih cepat menghasilkan energi.

Salah satu kandungan Asam lemak jenuh yang ada pada minyak kelapa adalah asam laurat yang memiliki khasiat sebagai antivirus, antibakteri dan antiprotozoa.

Bruce Fife dalam bukunya berjudul The Healing Miracle of Coconut Oil mengungkapkan bahwa minyak kelapa dengan komponen utamanya asam laurat mempunyai beberapa manfaat.

Selain Aman Untuk Menggoreng, Berikut ini Manfaat Lain Dari Minyak Kelapa:

  • Mengurangi resiko aterosklerosis dan penyakit yang terkait,
  • Menurunkan resiko kanker dan penyakit degeneratif lainnya,
  • Membantu mencegah infeksi virus,
  • Mensupport sistem kekebalan tubuh,
  • Membantu mencegah osteoporosis,
  • Membantu mengontrol diabetes,
  • Memulihkan kembali (kehilangan) berat badan,
  • Menyediakan sumber energi yang cepat,
  • Menyediakan sedikit kalori dibandingkan dengan lemak lain,
  • Menyediakan nutrisi penting untuk kesehatan,
  • Memperbaiki sistem pencernaan dan penyerapan nutrisi,
  • Membantu kulit tetap lembut dan halus,
  • Membantu mencegah kanker kulit,
  • Tidak mengandung kolestrol,
  • Tidak menaikkan kolestrol darah,
  • Tidak menyebabkan kegemukan (Fife, 2003).

Nah, Minyak Goreng Barco adalah Minyak Kelapa Terbaik. Karena dalam proses pembuatanya, minyak goreng barco tetap memperhatikan kualitas dan kandungan nutrisinya.

Sudahkah kita beralih ke minyak goreng kelapa Barco?

Bagikan Ke : 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on linkedin

11 tanggapan pada “Benarkah Minyak Kelapa Minyak Goreng Terbaik?”

  1. Pingback: Keunggulan Minyak Goreng Kelapa Dari Minyak Sawit.

  2. Sy tdk ragu memakai minyak goreng kelapa BARCO rasa masakan sy jd harum. bersih enak dn gurih.Barco membuat citra rasa masakan lebih mantap dn enak..In the Best BARCO ..I like this

    1. tentu saja minyak goreng kelapa kak.. karena minyak goreng kelapa tidak akan berubah menjadi lemak trans meskipun dipanaskan pada suhu yang tinggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *