Berbekal meteorit Mars, para ilmuwan mencari tanda-tanda kehidupan

Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa air cair pernah membentuk batu di meteorit dari Mars. Jika ada air, apakah akan ada kehidupan di planet merah?

Sayangnya, para peneliti belum menemukan kemungkinan adanya kehidupan di Mars karena tidak ada bukti kehidupan mikroba.
Baca juga

Klaim Item Gratis Raid Kode Penukaran CODM 24 Juni 2022
Cek FF Max Redemption Code pada 24 Juni 2022, raih kesempatan untuk mengklaim Gloo Wand Skins
Dapatkan Skin Fragment Premium, Cek ML Redemption Code pada 24 Juni 2022
Bagaimana memulihkan obrolan WA yang diarsipkan, mudah
Negara-negara mayoritas Muslim dengan cepat menanggapi penistaan, tetapi mengapa tetap diam ketika Muslim dianiaya?

Batu itu termasuk dalam kelas meteorit yang dikenal sebagai nakhlite, batu vulkanik yang dihantam asteroid di Mars sekitar 11 juta tahun yang lalu.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa Nakhlite mungkin dapat menjelaskan sistem hidrotermal kuno Mars, terutama sumber air panas.

Mata air panas adalah tujuan yang menarik karena para ilmuwan percaya bahwa lingkungan mungkin telah menjadi tempat lahirnya kehidupan awal di Bumi.

Jadi tim ahli bertanya-tanya apakah ini juga terjadi di Mars.

Dalam studi baru, para peneliti memeriksa Miller Range 03346 nakhlite, batu seberat 715 gram yang ditemukan pada tahun 2003 di pegunungan Miller Range di Antartika.
arrow_forward_iosBaca selengkapnya
Didukung oleh GliaStudio
Kisaran Miller 03346 Nakhlite. [NASA]

“Kami tahu dari penelitian sebelumnya bahwa mineral dalam meteorit khusus ini bereaksi dengan air sekitar 630 juta tahun yang lalu,” kata Josefin Martell, ilmuwan planet di Universitas Lund.

Namun, Martell dan tim ilmuwan lain ingin mempelajari lebih detail tentang sejarah batu tersebut.

Para peneliti menggunakan pemindaian neutron dan sinar-X non-destruktif untuk memperkirakan berapa banyak air cair telah mengubah mineral batuan dan memeriksa apakah situs sebelumnya di Mars menyimpan sistem hidrotermal yang berpotensi mendukung kehidupan.

Para ilmuwan menemukan bahwa mineral di Miller Range nakhlite meteorit 03346 yang telah diubah oleh air cair terkonsentrasi di tambalan yang terisolasi.

Pola tersebut menunjukkan bahwa fungsi air untuk mengubah mineral-mineral ini tidak meresap ke dalam batuan dari sistem hidrotermal.

Para peneliti menduga air itu kemungkinan berasal dari es yang terkubur di dalam batu itu sendiri, yang meleleh selama tumbukan yang meledakkan nakhlite dari Mars.
Kisaran Miller 03346 Nakhlite. [NASA]

Hasil ini menunjukkan bahwa daerah di mana nakhlite terbentuk tidak memiliki kondisi yang menguntungkan bagi kehidupan untuk muncul atau berkembang.

Namun, para ahli mencatat bahwa kesimpulan itu hanya berlaku untuk wilayah asal batu, bukan seluruh wilayah Mars.

Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa pemindaian neutron dan sinar-X mungkin berguna dalam menganalisis batuan dari planet lain.

Ini adalah studi yang menemukan kemungkinan air membentuk batu di meteorit dari Mars. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).

Sumber :