Waspada, Inilah bahaya asam lemak trans bagi kesehatan

Larangan tentang konsumsi makanan yang mengandung asam lemak trans memang bukan tanpa alasan. Dari hasil penelitian selama dekade terakhir ini menunjukkan bahwa keberadaan asam lemak trans di dalam makanan menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan yakni sebagai pemicu penyakit jantung koroner (PJK) yang tidak boleh kita abaikan.

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai asam lemak trans, alangkah baiknya jika kita mengenal lebih dulu mengenai asam lemak trans

Apa itu Asam lemak trans?

Asam lemak trans merupakan Asam Lemak Tak Jenuh “Trans” (bentuk tidak alami), asam lemak ini biasanya terbentuk karena proses hidrogenasi ikatan rangkap minyak dengan asam lemak tak jenuh  yang mengalami isomerisasi dari konfigurasi cis menjadi trans. Ini membuat susunan kimiawinya yang sejajar menjadi berseberangan sehingga berbahaya bagi kesehatan.  . Contoh asam lemak trans  adalah  Asam Elaidat.

Lemak trans ini merupakan Lemak trans buatan (atau asam lemak trans) dihasilkan dari proses industri yang menambahkan hidrogen pada cairan minyak sayur  untuk membuatnya lebih padat.

Selain itu, lemak trans juga ada yang terbentuk secara lamai, lemak trans dihasilkan di dalam usus beberapa hewan dan makanan yang dihasilkan dari hewan-hewan tersebut. Misalnya, susu dan produk daging dapat mengandung sedikit jumlah lemak trans.

Lalu mengapa asam lemak trans berbahaya bagi tubuh?

Seperti lemak lainnya, lemak trans yang kita konsumsi melalui makanan akan dicerna dan diserap oleh tubuh. Lemak yang masuk ke dalam tubuh akan dipecah dalam usus kecil menjadi asam lemak yang berbeda-beda. Lemak trans beserta lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal serta lemak tak jenuh jamak akan terserap melalui dinding usus kecil.

Dari sana, beberapa asam lemak akan langsung menuju hati melalui portal pembuluh vena. Sedangkan beberapa asam lemak lainya, terkemas dalam kilomikron dan lipoprotein atau kolesterol dan masuk ke dalam aliran darah melalui sistem limfatik.

Asam lemak trans yang sudah ‘terkemas’ ini kemudian didistribusikan ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Jika asam lemak trans ini tidak terpakai habis oleh tubuh, sisa asam lemak trans akan tersimpan sebagai lemak sebagaimana asam lemak lainnya. “Jadi, semakin banyak lemak trans yang kita konsumsi, semakin banyak pula asam lemak yang akan dimiliki di lemak tubuh kita,” jelas dokter berstatus broad-certified Shereen Lehman, MS seperti dilansir VeryWell.

Yang menjadi masalah, Menurut Shereen Lehman lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh. Di saat yang bersamaan, lemak trans juga dapat menurunkan kadar kolesterol HDL atau kolesterol baik di dalam tubuh.

Jika kondisi tersebut dibiarkan, peningkatan kadar kolesterol jahat dan penurunan kadar kolesterol baik akan menyebabkan masalah kesehatan. Lehman mengatakan beberapa permasalahan kesehatan yang mungkin timbul dari kondisi tersebut ialah penyakit kardiovaskular dan diabetes.

Mengingat dampak negatif lemak trans, American Heart Association menyarankan bahwa batas maksimal dari konsumsi lemak trans per hari ialah di bawah satu persen dari asupan kalori per hari. Jika seseorang mengonsumsi 2.000 kalori per hari, maka hanya 20 kalori saja yang boleh berasal dari lemak trans. “Itu tidak banyak, hanya sekitar dua gram,” jelas Lehman.

Bagaimana cara menghindari lemak trans?

Jika kita ingin mengurangi asupan lemak trans / trans fat, kita bisa melakukan beberapa solusi dibawah ini :

  • Mengonsumsi pola makan yang memperbanyak buah, sayuran, gandum utuh, produk susu rendah lemak, unggas, ikan dan kacang-kacangan. Serta, batasi konsumsi daging merah, makanan, serta minuman yang mengandung banyak gula.
  • Ketika ingin mengonsumsi makanan yang digoreng, gunakan minyak goreng yang bebas lemak trans. Di Indonesia sendiri, kini beberapa industri sudah mulai menghindari proses hidrogenasi parsial yang dapat memunculkan lemak trans. Salah satu caranya, pengolahan minyak goreng dari minyak kelapa (coconut oil) dilakukan dengan cara difraksinasi (dipecahkan atau diturunkan) dengan suhu maupun penyaringan, sehingga dihasilkan produk-produk bebas lemak trans. Selain itu kadar lemak trans dapat dikurangi atau dihilangkan dengan beralih ke minyak goreng kelapa.

[Baca Juga : Selain Bebas Lemak Trans, Berikut ini 5 Fakta Minyak Goreng Kelapa baik Untuk Menggoreng]

  • Semua makanan yang di goreng. Usahakan tidak menggunakan minyak goreng yang sama berkali-kali untuk menggoreng. Penggunaan minyak goreng yang sama berkali-kali akan mengakibatkan makanan tersebut mengandung lemak trans.
    [Baca Juga : 5 Tips Rahasia Menggoreng Makanan Agar Lebih Sehat]
  • Donat, cookies, crackers, muffin, pie dan cakes adalah contoh makanan yang dapat mengandung trans fat. Batasi konsumsi makanan tersebut..
  • Es Krim. Lezatnya es krim tentu akan menggoda lidah setiap orang. Namun, es krim ternyata memiliki kandungan lemak trans mencapai 0,5 gram per porsi. Jadi, membatasi konsumsi es krim merupakan langkah yang dapat diambil.
  • Aneka makanan berbahan pokok daging sapi. Daging sapi ternyata memiliki sejumlah kandungan lemak trans didalamnya. Jadi, membatasi mengkonsumsi daging sapi atau berbagai makanan yang berbahan dasar daging sapi akan menghindarkan bahaya lemak trans yang masuk ke dalam tubuh.
  • Aneka jenis makanan panggang yang di bekukan. Banyak sekali ditemukan berbagai makanan yang melalui proses pemanggangan yang kemudian dibekukan agar lebih tahan lama. Makanan tersebut juga memiliki kandungan lemak trans yang berbahaya bagi tubuh.
  • Aneka biskuit. Jenis makanan yang berbentuk biskuit memiliki sejumlah kandungan lemak trans didalamnya. Namun, tidak semua produk makanan termasuk biskuit mengandung lemak trans, maka dari itulah baca dengan cermat label dalam kemasannya.
  • Popcorn dalam kemasan. Popcorn yang berbahan dasar jagung sejatinya menyehatkan bagi tubuh. Namun popcorn yang sudah tersaji dalam bentuk kemasan ternyata mengandung sejumlah lemak trans yang tidak baik bagi kesehatan.

5 tanggapan pada “Waspada, Inilah bahaya asam lemak trans bagi kesehatan”

  1. Pingback: 5 Fakta Minyak Kelapa Sehat Untuk Menggoreng - Barco Minyak Kelapa

  2. Pingback: Kriteria Minyak Goreng Sehat dan Alternatif Jenis Minyak Goreng Yang Bisa Kamu Coba

  3. Pingback: Minyak Goreng Barco, Solusi Menggoreng Lebih Sehat dan Hemat

  4. Pingback: Lemak Jenuh VS Lemak Trans. Mana Yang Lebih Jahat?

  5. Pingback: Nutrisi Dasar Yang Harus Ada Dalam Menu Makanan Diet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *